ULTRASOUND THERAPY_MUHAMAD FAHRIL
Apa itu Ultrasound Therapy?
Alat ultrasound fisioterapi adalah alat yang menggunakan gelombang suara untuk merangsang jaringan tubuh yang rusak,Alat ini sering digunakan untuk mengurangi nyeri, melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan elastisitas jaringan ikat.
Terapi ultrasound merupakan metode pengobatan yang
menggunakan teknologi ultrasound atau gelombang suara untuk merangsang jaringan
tubuh yang mengalami kerusakan. Walaupun telah lama digunakan di bidang
kedokteran untuk berbagai tujuan, teknologi ultrasound lebih dikenal sebagai
alat pemeriksaan daripada sebagai alat terapi. Salah satu keuntungan terapeutik
dari ultrasound yang belum terlalu dikenal adalah pengobatan cedera otot. Oleh
karena itu, terapi ultrasound sering digunakan dalam pengobatan muskuloskeletal
dan cedera olahraga.
Keberhasilan penggunaan teknologi ultrasound sebagai alat
terapi bergantung pada kemampuannya untuk merangsang jaringan yang ada di bawah
kulit dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi, mulai dari 800.000
Hz – 2.000.000 Hz. Efek penyembuhan dari ultrasound pertama ditemukan pada
sekitar tahun 1940. Awalnya, terapi ini hanya digunakan oleh terapis fisik dan
okupasi. Namun, saat ini penggunaan terapi ultrasound telah menyebar ke cabang
ilmu kedokteran lainnya.
Ultrasound Therapi telah digunakan oleh fisioterapis sejak
tahun 1950-an dan tetap menjadi intervensi yang populer dan terbukti untuk
berbagai cedera. Teknologi ini sama dengan ultrasonik yang digunakan untuk
memindai bayi, tetapi dalam kasus ini tidak ada gambar yang diambil, hanya efek
terapi gelombang suara yang digunakan.
Ini adalah bentuk energi mekanik yang menggunakan gelombang
suara frekuensi tinggi untuk memengaruhi proses penyembuhan dalam tubuh. Ini
diterapkan dengan probe ultrasonik yang ditempatkan pada kulit melalui gel
transmisi. Sesi perawatan biasanya berlangsung antara 5 dan 10 menit.
Proses Penyembuhan Jaringan
Ketika jaringan seperti otot atau ligamen rusak, aliran
darah lokal dan pembengkakan membawa campuran bahan kimia yang memicu proses
penyembuhan. Jaringan baru yang dikenal sebagai jaringan parut terbentuk dan
terbentuk. Saat jaringan parut terbentuk, serat-serat yang membentuk jaringan
parut sering terbentuk secara tidak teratur. Jika serat-serat jaringan tidak
teratur atau tidak sejajar dengan benar, serat-serat tersebut tidak sekuat atau
sefleksibel jaringan aslinya. Terkadang jika jaringan parut ini tetap tidak
teratur, otot atau ligamen kita akan menjadi kencang dan/atau lemah bahkan
setelah penyembuhan selesai.
Bagaimana Ultrasoud Therapy Bekerja?
Saat jaringan terkena ultrasound, gelombang suara
menyebabkan getaran mikro di dalam jaringan. Getaran ini menciptakan energi
panas yang meningkatkan aliran darah ke area tersebut. Peningkatan aliran darah
ini menyebabkan peningkatan oksigen dan zat kimia yang penting untuk
penyembuhan jaringan yang rusak.
Selain meningkatkan aliran darah, ultrasound memiliki efek tambahan yaitu mempercepat pengangkutan zat kimia dari darah ke jaringan yang rusak untuk membantu penyembuhan jaringan. Ini membantu pembentukan jaringan baru dan juga membantu memastikan keselarasan serat jaringan yang tepat untuk memastikan kekuatan dan fleksibilitas penuh dipulihkan.
Untuk Cedera Apa Kita Menggunakan
Ultrasonografi?
Ultrasonografi paling efektif bila digunakan untuk cedera
jaringan lunak termasuk:
- Keselo igamen
- Ketegangan
otot
- Radang tendon
- Tenis dan siku pegolf
- Fasciitis
plantaris
- Perlengketan
jaringan parut
- Memar
dan luka memar
Bergantung pada pengaturan intensitas, ini dapat menjadi tambahan perawatan
yang sangat berguna untuk cedera akut maupun cedera kronis jangka panjang,
membantu kita untuk pulih dengan cepat dan menyeluruh
Prinsip Kerja Ultrasound Therapy
Terapi ultrasound dapat memberikan efek termal atau efek
pemanasan dalam maupun superfisial, dan efek non termal (efek mekanik yang
dapat berfungsi untuk memasukan jenis obat tertentu, efek pemijatan dan efek
biologis yang dapat mempengaruhi proses yang terjadi di jaringan atau sel
sehingga dapat mempercepat terjadinya pemulihan atau regenerasi jaringan).
Efek terapi ini tentunya bergantung pada diagnosis penyakit
seseorang dan tujuan terapi yang diberikan dengan dosis yang berbeda-beda untuk
setiap indikasi
Manfaat Ultrasound Therapy
Terapi ultrasound memiliki banyak tingkat, tergantung pada
frekuensi dan intensitas dari suara yang digunakan. Tingkat keragaman yang
tinggi ini sangat menguntungkan untuk alat terapeutik karena terapis dapat
menyesuaikan intensitas terapi agar sesuai dengan penyakit yang ditangani.
Namun pada dasarnya terapi ultrasound bekerja dengan menggunakan gelombang
suara yang ketika dipancarkan pada bagian tertentu tubuh dapat meningkatkan
suhu dari jaringan tubuh yang rusak.
Untuk pengobatan muskuloskeletal, terapi ultrasound bekerja
dengan tiga cara:
- Mempercepat proses penyembuhan dengan memperlancar aliran darah di bagian tubuh yang mengalami gangguan.
- Menyembuhkan
peradangan dan edema (penimbunan cairan), sehingga dapat mengurangi rasa
sakit.
- Memperlunak
jaringan luka
Terapi ultrasound juga dapat digunakan untuk:
- Menghancurkan
timbunan zat asing di dalam tubuh, seperti timbunan kalkulus, mis. batu
ginjal dan batu empedu ketika telah dipecahkan menjadi bagian-bagian yang
lebih kecil, dapat dikeluarkan dari tubuh dengan aman dan mudah
- Meningkatkan
proses penyerapan dan keberhasilan obat di bagian tubuh tertentu, mis.
memastikan bahwa obat kemoterapi mengenai sel kanker otak yang tepat
- Menghilangkan
timbunan kotoran ketika tindakan pembersihan gigi
- Membantu
sedot lemak, mis. sedot lemak dengan bantuan ultrasound
- Membantu
dalam skleroterapi atau perawatan laser endovenous, yang dapat digunakan
sebagai metode penghilangan varises non-bedah
- Memicu
agar gigi atau tulang dapat tumbuh kembali (hanya ketika menggunakan
denyut ultrasound intensitas rendah)
- Menghilangkan
penghalang darah di otak (blood-brain barrier) agar obat dapat diserap
tubuh dengan baik
- Bekerja
bersama antibiotik untuk menghancurkan bakteri
Untuk mendapatkan manfaat dari terapi ini, ultrasound harus
dipancarkan pada kulit dari bagian tubuh yang mengalami kerusakan dengan
menggunakan transduser atau alat yang dirancang khusus untuk terapi ini. Saat
gelombang suara telah dipancarkan, gelombang tersebut akan diserap oleh
jaringan halus tubuh, seperti ligamen, tendon, dan fascia.




Sungguh menarik, aku ingin tahu lebih banyak!
BalasHapus๐
HapusKeren ๐
BalasHapusThnk
HapusWah baru tau nih infonya
BalasHapusThnks ka ๐
Hapus๐
HapusGood job, semangat....
BalasHapus๐
HapusNice Info. Thx
BalasHapussangat membantu, terimakasih
BalasHapusMenambah wawasan baru, terima kasih kak๐๐ป
BalasHapusBisa bermanfaat
BalasHapusilmu baru lagi tentang ultrasound therapy, terima kasih
BalasHapusNice info sekali
BalasHapusMateri yang sangat menarik
BalasHapusartikelnya bagus, terima kasih
BalasHapussangat membantu pembelajaran mahasiswa elktromedik terkait alat terapi. good job.
BalasHapusartikel yang bermanfaat
BalasHapuslengkap artikelnya, keren
BalasHapusNice info
BalasHapusCocok untuk referensi ๐
BalasHapusKeren sangat bermanfaat
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapusBermanfaat sekali
BalasHapusbagusnyaa
BalasHapussangat membantu
BalasHapus